teraniaya sepi
Teraniaya Sepi lagi [march 13 2008]
Seakan waktu mengahantui hari-hari
Tak tentu hidup ini
Bergejolak tak menentu
Sepi, sepi, sepi…
Hanya ingin seorang teman
Bukan seorang dewi ataupun permaisuri
Seorang teman yang ada setiap jiwa ini hilang
Berikan kehangatan saat raga dingin
Seorang teman yang rela berikan telinganya
Dan memberi kata-kata yang kumakan sampai kenyang
Bukan… bukan pacar, yang hanya mengeksploitasi cinta
Tapi teman yang mensucikan arti cinta
Kurasa Tuhanpun tak akan murka
Jika hambanya teraniaya oleh sepi
Ampuni hamba wahai sang pencipta
Masih hina hamba ini jika ingin bercakap dengan Mu
Merasa tak sepi karena Mu
Tapi semua hamba harap dari keridhoan Mu
Tetap saja tak bisa jika harus berjalan dengan satu hati
Tanpa teman yang mengisi hari-hari dengan kasih sayang
Walaupun ku takut dan trauma
Dengan cinta…
Ku tak menyalahkan seseorang dengan kisah kelam ini
Tapi ku harap dia mengerti mengapa kumelepasnya
Bukan karena hati, juga benci…
Hanya tanpa kusadari qt sudah mengotori arti Cinta ini…

