Mbah Surip Seorang Filusuf…
Setelah beberapa hari kita ditinggalkan oleh musisi fenomenal dan nyentrik yaitu mbah surip terfikir oleh saya kenapa si Mbah sefenomenal itu apa kiranya hikmah dibalik kefenomenalan si Mbah. Banyak orang yang meremehkan keberadaan dan pola fikirnya, kadang ada juga orang yang menganggap hal yang dilakukan siMbah hanya perbuatan yang nyleneh. Mereka nampaknya hanya melihat sisi luar dari penampilan siMbah, tapi kita tidak bisa pungkiri bahwa kehadiran Mbah di kancah selebritas Indonesa sangat menjadi perhatian banyak orang di Indonesia.
Bayangkan RBT nya konon bisa mencapai 4,5 milyar, dengan lagu fenomenalnya yaitu “tak gendong”. Belum dari penampilan nya onair maupun off air. Mungkin banyak orang yang berfikir itu hanya sebatas keberuntungan semata tapi dalam tulisan ini saya mencoba menggali lebih jauh hikmah Alloh telah mentakdirkan Mbah ada ditengah-tengah kita.
Setelah mendengar dan melihat beberapa berita mengenai Mbah yang acap kali selalu ditayangkan di televisi, ada pemikiran yang lebih mendalam dari otak saya. Bayangkan beliau itu bukan orang sembarang loh!!! si Mbah dengan penampilannya yang terkesan kucel itu telah pernah hidup di tiga benua, dan ia seorang lulusan teknik kimia, yang lebih mengagetkan lagi yaitu S2nya jurusan Filsafat… Wowww!! Jadi saya berfikir dari beberapa berita tersebut bahwa hal-hal yang dilakukan Mbah tidak hanya sekedar sikap entertaining dari public figur namun memberikan pula makna yang perlu kita fikirkan dan resapi.
Ayo kita pelajari hikmah yang didapat dari kefenomalan Mbah Surip!!!
1.siMbah dalam salah satu berita pernah mengatakan beberapa statement seperti “andai saya punya uang 1 milyar maka saya akan belikan kopi dan yg satu milyarnya lagi akan saya belikan gula.” dan dia pun mengatakan “jika diizinkan oleh pemerintah dia akan membeli helikopter second…khahahahags”.
kita bisa mengambil hikmah dari perkataan pertama siMbah, dengan statementnya itu menyatakan bahwa uang bukan segalanya dalam hidup ini. kesenangan hidup dalam mempertahankan ideologi dan pemikiran pribadi itu yang utama.
2. Beliau pernah menyatakan perkataan seperti ini “kurangi tidur perbanyak minum kopi”
Kita lihat dari perkataanya itu terkandung makna bahwa hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan oleh tidur dan tidur. Lakukan sesuatu dalam hidup ini, berjuang untuk sesuatu yang kita yakini benar, dan lakukan hal-hal yang kita inginkan dalam hidup ini tentunya dengan fokus dan ikhlas, karena hidup ini hanya sementara bung.
3. Trus-trus siMbah selau tersenyum dan tertawa khas nya yaitu “Khahahahahags”
kalo kita fahami lebih dalam Mbah menyatakan pada kita bahwa hidup ini hanya permainan yang sedang kita mainkan. Hidup seperti sebua adegan dan dari tiap-tiap adegan ada episode setiap episode berbeda ceritanya. Hadapi semua dengan mudah dan sederhana tertawalah sebagai rasa syukur kepada Tuhan YME.
4. Apa lagi yaaaa???? Oh iya lagu-lagunya bisa kita dengar dan perhatika mulai dari “tak gendong dan bangun tidur”. apa hal yang istimewa dari hal tersebut? bila diperhatikan selintas maka itu hanyalah kata-kata nyeleneh biasa. tapi memang Mbah telah berhasil membuat dirinya menjadi sosok public figur yang fenomenal dengan kata-kata itu, tentunya dengan kegigihan dan perjuangan… Jadi ayo kita tak boleh kalah dg Mbah, teruskan perdjoeangan hidup ini dengan mempersembahkan yang terbaik dan usahakan dengan fokus dan gigih. Tapi lakukan dengan sederhana dan penuh kedamaian…
5. Karena dah ngantuk banget sampai lima sajah yaaa… Wafatnya Mbah merupakan pelajaran yang sangat besar meurut saya… coba kita renungi apa yang ingin kita lakukan, apa yang fokus kita kerjakan dan apa mimpi yang sedang kita coba raih… Almarhum Mbah menyadarkan saya khususnya bahwa hidup ini misteri yang tidak kita ketahui akan terbang kemana kita dan akan berhenti kapan kita??? So kesimpulannya bagi kita yang sedang menikmati kehidupan maupun yang sedang memperjuangkan kehidupan ingatlah lagi!!!! 3 pertanyaan hidup yang selalu tertanam dalam otak saya… 1. dari mana kita? 2. untuk apa kita hidup ? 3. dan mau kemana kita? Kehidupan ini hanya sementara dan hal yang kita inginkan dan kita perjuangkan mati-matian pun belum tentu kita bisa nikmati dan rasakan… Menurut guru saya yang merupakan jawaban dari 3 pertanyaan hidup tadi… yaitu kita hidup dari Alloh, dan hanya untuk beribadah kepada Alloh, dimanapun kita sedang apa kita semua harus kita usahakan untuk dipersembahkan hanya untuk Alloh, mau sedang belajar, bekerja, berdagang, dan hal-hal lain didunia ini… trus sadari juga bahwa sehebat-hebatnya kita maut akan menjeput dan jika waktu itu tiba maka waktu itu tidak bisa dimundurkan dan dimajukan… HIiih jd inget diri saya pribadiii, Huuuh astaghfirulloh…
Thank U Full Mbah…khahahags I Lop U Pull
Allohumaghfirlahu warhamhu wa’afihu wa’fuanhu… Amiin














Waah… dirimu sebegitu perhatian ama Mbah Surip… ntar tak gendong di surga loo… hehe